Their story' Because life is now

 Their story' 

Because life is now


Their story' 

Because life is now

***

I'm Weird, Right?

~No, That's just how you feel.


I was being considerate since i don't know

If you're gay,Bisex, or Straight


Sexual preference isn't something simpel like that.


Ada saatnya kau merasa seperti ingin menangis,hatimu sesak, tapi tidak benar-benar tahu apa yang membuat mu merasa sakit seperti.

Iri?,dengki?,cemburu?,marah?,kesal, sebal tapi apa untuk untuk siapa kepada siapa dirinya sendiri tuhan atau pun bahkan orang lain.

Dia Iri ketika saya melihat orang lain dengan bebas berpegang tangan di jalan-jalan malam kota di tepi jalan, saya dengki kepada mereka yang saya lihat tengah menyuapi satu sama lain di tempat makan kaki lima pinggir jalan , why saya pikir why, kenapa saya tidak bisa seperti mereka.

Rasanya perutku merasa sakit panas menggelitik.

Saya melihat seseorang yang berada disisi kiri saya.

Dia hanya tertawa kecil mengangkat alisnya.

"Hai, kau mau makan apa? Apa kau mau makna ketoprak "

"Oke"

Jawab ku.

"Kalau begitu 3 porsi ketoprak sedang ya mang"

Kata anda pada mang ketoprak,


Saya pun duduk di bangku plastik, di samping pasangan yang suap-menyuapi.

"Oke siap den ganteng,(sambil memberikan ibu jempolnya keatas), ayo mari den duduk dahulu"

"Oke siap mang!"

Mengacungkan jempol kanannya, sambil tangan kirinya menarik bangku Plastik lain untuk duduk samping ku.

Saya mengambil ponsel yang ada di saku celana Levis saya, sedang ia masih menatap jalan raya seberang jalan melewati kendaraan orang dan kendaraan.

Saya membuka locksreen saya,menggulir-gulir aplikasi menekan gambar ikon kamera abu-abu.

Mengarahkan nya ke samping jalan 

"Cek rek"

Saya lupa mematikan flash 

Haahha betapa konyolnya saya.

dan Anda pun tertawa terpingkal-pingkal.

"Hush"

Kataku kesal sambil cemberut,

Lalu mengambil foto lagi tapi kali ini tanpa flash.

Pasangan pemuda dan pemudi tadi yang berada di samping ku kananku hanya menahan senyum dengan tangan mereka dengan mulut yang sudah penuh dengan ketoprak.

Hei Coba kirimkan hasilnya padaku

Kanda.

Tanpa meliriknya saya langsung mengirim foto yang baru saja saya ambil, saya kirimkan foto tersebut padanya.

Sudah 

Kataku ku.

Ting


Notifikasi chat aplikasinya berbunyi.

Menarik saku jaketnya,

Mengecek notifikasinya dan anda berkata 

"Iya sudah, oke thanks"

Senyum halus tanpa sadar keluar dari bibirku, menatap nya.Saya menghela nafas,lalu mengalihkan pandanganku pada jalan.

Tak lama kemudian mang ketoprak mengatakan pada kami bahwa pesanan kami sudah siap.

Semua totalnya 20 ribu ya Den,

Iya mang.

Anda mengeluarkan pecahan 50 ribu dalam dompet anda, lalu berkata 

Kembaliannya buat mang saja.

"Terimakasih Den,"

Senyum sumeringah terlihat di wajah tuanya yang terdapat keriput di kedua sudut matanya,

"Aden ini duh sudah ganteng,baik pula, pasti pacarnya bangga sekali punya Aden , beruntung sekali"


Deg


Hatiku berdegup kencang ,Saya langsung melirik,

Dan anda hanya tersenyum kikuk padanya orang yang ada dihadapan anda.

Tatapan mataku jatuh kebawah , memegang ujung kaos ku, lalu ku lirik pasang pemudi dan pemuda tadi mereka kini telah hampir selesai menyantap dua porsi dihadapan mereka,

'hei ada sesuatu di ujung bibirmu,'

Si pria menyeka sisa makanan disudut wanitanya.

Tatapan saya kembali jatuh menarik nafas dengan halus, meliriknya kembali.

Anda masih berbincang ramah dengan Mang-dengan tawa ceria-mu.


Saya menarik sudut baju anda.

Aah anda akhirnya tersadar, 

"Oh iya mang Kami pergi dulu ya

Mari"

"Iya , mari Terimakasih Den, Kapan-kapan Dateng sama pacarnya yah!"

Katanya.

I'm here.

I'm here.

I'm here.


Kataku dalam hati.


“i'm here"

Kata itu akhirnya keluar dari mulutku di tengah perjalanan kami menuju parkiran.


Saya terdiam.


Anda tidak menyadari saya tidak lagi berdampingan denganmu

Setelah beberapa langkah Anda melangkah, Barulah Anda tersadar .

“hei!, Kenapa kamu di sana ayo cepat sini"


“I'm here"

Aku mengulang perkataan ku.


“yeah, iknow..c'mon"


"I'm here"


"I'm here I'm your boyfriend not girlfriend, I'm your darling, I'm your lovers. But why we can't holding hands, why can't we speak 'yeah I'm here i'm His boyfriend.WHY!"

". "


Anda melangkah menuju saya , saya tahu .walaupun tatapanku ke bawah.

Saya tahu anda tetap melangkah ke arah saya.

Air mata saya hampir jatuh dari sudut mata saya.


Anda menarik lengan kiri saya berjalan menyeret saya.hingga keparkiran, lalu mengecup dahi saya.


“yeah I'm your boyfriend, i'm belongs you okay" 


Anda berbisik ditelinga saya.


Air mata saya sudah jatuh ketika anda menyeret saya kesini.


Saya mengusap mata saya,yang sudah panas.


“sudah, ini helm pakai dahulu"


Anda memasangkan helm padaku,mengkaitkannya,lalu menepuk atas kepala helm


"Dasar, Baka begitu saja sudah nangis"


"Biarin!"

Saya cemberut mengalihkan pandangan saya ke samping.


Ayo!


Dia menghidupkan mesin motornya, memutar, lalu menepuk jok belakang.


***

Komentar

Postingan Populer